Skip to content
February 8, 2010 / rinta chos

Faktor Ekstern dan Intern yang mempengaruhi Pergerakan Nasional Indonesia.

1. Faktor Ekstern

Timbulnya pergerakan nasional Indonesia di samping disebabkan oleh kondisi dalam negeri, juga ada faktor yang berasal dari luar (ekstern). Berikut ini faktor-faktor ekstern yang memberi dorongan dan energi terhadap lahirnya pergerakan nasional di Indonesia.

a. Kemenangan Jepang atas Rusia

Selama ini sudah menjadi suatu anggapan umum jika keperkasaan Eropa (bangsa kulit putih) menjadi simbol superioritas atas bangsa-bangsa lain dari kelompok kulit berwarna. Hal itu ternyata bukan suatu kenyataan sejarah. Perjalanan sejarah dunia menunjukkan bahwa ketika pada tahun 1904-1905 terjadi peperangan antara Jepang melawan Rusia, ternyata yang keluar sebagai pemenang dalam peperangan itu adalah Jepang. Hal ini memberikan semangat juang terhadap para pelopor pergerakan nasional di Indonesia.

b . Partai Kongres India
Dalam melawan Inggris di India, kaum pergerakan nasional di India membentuk All India National Congress (Partai Kongres India), atas inisiatif seorang Inggris Allan Octavian Hume pada tahun 1885. Di bawah kepemimpinan Mahatma Gandhi, partai ini kemudian menetapkan garis perjuangan yang meliputi Swadesi, Ahimsa, Satyagraha, dan Hartal. Keempat ajaran Ghandi ini, terutama Satyagraha mengandung makna yang memberi banyak inspirasi terhadap perjuangan di Indonesia.

c . Filipina di bawah Jose Rizal
Filipina merupakan jajahan Spanyol yang berlangsung sejak 1571 – 1898. Dalam perjalanan sejarah Filipina muncul sosok tokoh yang bernama Jose Rizal yang merintis pergerakan nasional dengan mendirikan Liga Filipina. Pada tahun 1892 Jose Rizal melakukan perlawanan bawah tanah terhadap penindasan Spanyol. Tujuan yang ingin dicapai adalah bagaimana membangkitkan nasionalisme Filipina dalam menghadapi penjajahan Spanyol. Dalam perjuangannya Jose Rizal dihukum mati pada tanggal 30 Desember 1896, setelah gagal dalam pemberontakan Katipunan. Sikap patriotisme dan nasionalisme yang ditunjukkan Jose Rizal membangkitkan semangat rela berkorban dan cinta tanah air bagi para cendekiawan di Indonesia.

d . Gerakan Nasionalisme Cina
Dinasti Manchu (Dinasti Ching) memerintah di Cina sejak tahun 1644 sampai 1912. Dinasti ini dianggap dinasti asing oleh bangsa Cina karena dinasti ini bukan keturunan bangsa Cina. Masuknya pengaruh Barat menyebabkan munculnya gerakan rakyat yang menuduh bahwa Dinasti Manchu sudah lemah dan bekerja sama dengan imperialis Barat. Oleh karena itu muncul gerakan rakyat Cina untuk menentang penguasa asing yaitu para imperialis Barat dan Dinansti Manchu yang juga dianggap penguasa asing. Munculnya gerakan nasionalisme Cina diawali dengan terjadinya pemberontakan Tai Ping (1850 – 1864) dan kemudian disusul oleh pemberontakan Boxer. Gerakan ini ternyata berimbas semangatnya di tanah air Indonesia.

e . Gerakan Turki Muda
Gerakan nasionalisme di Turki pada tahun 1908 dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha. Gerakannya dinamakan Gerakan Turki Muda. Ia menuntut adanya pembaruan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Gerakan Turki Muda memberikan pengaruh politis bagi pergerakan bangsa Indonesia sebab mengarah pada pembaruan-pembaruan dan modernisasi.

 

2. Faktor Intern

a. Sejarah Masa Lampau yang Gemilang
Indonesia sebagai bangsa telah mengalami zaman nasional pada masa kebesaran Majapahit dan Sriwijaya. Kedua kerajaan tersebut, terutama Majapahit memainkan peranan sebagai negara nasional yang wilayahnya meliputi hampir seluruh Nusantara. Kebesaran ini membawa pikiran dan angan-angan bangsa Indonesia untuk senantiasa dapat menikmati kebesaran itu. Hal ini dapat menggugah perasaan nasionalisme golongan terpelajar pada dekade awal abad XX.

b . Penderitaan Rakyat Akibat Penjajahan

Bangsa Indonesia mengalami masa penjajahan yang panjang dan menyakitkan sejak masa Portugis. Politik devide et impera, monopoli perdagangan, sistem tanam paksa, dan kerja rodi merupakan bencana bagi rakyat Indonesia. Penderitaan itu menjadikan rakyat Indonesia muncul kesadaran nasionalnya dan mulai memahami perlunya menggalang persatuan. Atas prakarsa para kaum intelektual, persatuan itu dapat diwujudkan dalam bentuk perjuangan yang bersifat modern. Perjuangan tidak lagi menggunakan kekuatan senjata tetapi dengan menggunakan organisasi-organisasi pemuda.

c . Pengaruh Perkembangan Pendidikan Barat di Indonesia
Perkembangan sistem pendidikan pada masa Hindia Belanda tidak dapat dipisahkan dari politik etis. Ini berarti bahwa terjadinya perubahan di negeri jajahan (Indonesia) banyak dipengaruhi oleh keadaan yang terjadi di negeri Belanda. Tekanan datang dari Partai Sosial Demokrat yang di dalamnya ada van Deventer. Pada tahun 1899, Mr. Courad Theodore van Deventer melancarkan kritikan-kritikan yang tajam terhadap pemerintah penjajahan Belanda. Kritikan itu ditulis dan dimuat dalam jurnal Belanda, de Gids dengan judul Een eereschuld yang berarti hutang budi atau hutang kehormatan. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa kekosongan kas negeri Belanda telah dapat diisi kembali berkat pengorbanan orang-orang Indonesia. Oleh karena itu, Belanda telah berhutang budi kepada rakyat Indonesia. Untuk itu harus dibayar dengan peningkatan kesejahteraan melalui gagasannya yang dikenal dengan Trilogi van Deventer. Apakah kalian masih ingat dengan isi Trilogi van Deventer? Politik yang diperjuangkan dalam rangka mengadakan kesejahteraan rakyat dikenal dengan nama politik etis. Untuk mendukung pelaksanaan politik etis, pemerintah Belanda mencanangkan Politik Asosiasi dengan semboyan unifikasi. Politik Asosiasi berkaitan dengan sikap damai dan menciptakan hubungan harmonis antara Barat (Belanda) dan Timur (rakyat pribumi). Dalam bidang pendidikan, tujuan Belanda semula adalah untuk mendapatkan tenaga kerja atau pegawai murahan dan mandor-mandor yang dapat membaca dengan gaji yang murah. Untuk kepentingan tersebut Belanda mendirikan sekolah-sekolah untuk rakyat pribumi. Dengan demikian, jelaslah bahwa pelaksanaan politik etis tidak terlepas dari kepentingan pemerintah Belanda. Sistem pengajaran kolonial dibagi dalam dua jenis yaitu pengajaran pendidikan umum dan pengajaran kejuruan. Keduanya diselenggarakan untuk tingkat menengah ke atas. Berikut ini contoh-contoh sekolah yang didirikan pada zaman kolonial Belanda. Lihat tabel 5.1.



Tabel 5.1 Pendidikan yang Berkembang Pada Masa Kolonial

d . Pengaruh Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia
Perkembangan pendidikan di Indonesia juga banyak diwarnai oleh pendidikan yang dikelola umat Islam. Ada tiga macam jenis pendidikan Islam di Indonesia yaitu pendidikan di surau atau langgar, pesantren, dan madrasah. Walaupun dasar pendidikan dan pengajarannya berlandaskan ilmu pengetahuan agama Islam, mata pelajaran umum lainnya juga mulai disentuh. Usaha pemerintah kolonial Belanda untuk memecah belah dan Kristenisasi tidak mampu meruntuhkan moral dan iman para santri. Tokoh-tokoh pergerakan nasional dan pejuang muslim pun bermunculan dari lingkungan ini. Banyak dari mereka menjadi penggerak dan tulang punggung perjuangan kemerdekaan. Rakyat Indonesia yang mayoritas adalah kaum muslim ternyata merupakan salah satu unsur penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme Indonesia. Para pemimpin nasional yang bercorak Islam akan sangat mudah untuk memobilisasi kekuatan Islam dalam membangun kekuatan bangsa.

e . Pengaruh Perkembangan Pendidikan Kebangsaan di Indonesia
Berkembangnya sistem pendidikan Barat melahirkan golongan terpelajar. Adanya diskriminasi dalam pendidikan kolonial dan tidak adanya kesempatan bagi penduduk pribumi untuk mengenyam pendidikan, mendorong kaum terpelajar untuk mendirikan sekolah untuk kaum pribumi. Sekolah ini juga dikenal sebagai sekolah kebangsaan sebab bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan rakyat dan mencetak generasi penerus yang terpelajar dan sadar akan nasib bangsanya. Selain itu sekolah tersebut terbuka bagi semua masyarakat pribumi dan tidak membedakan dari kalangan mana pun. Tokoh-tokoh pribumi yang mendirikan sekolah kebangsaan antara lain Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa, Douwes Dekker mendirikan Ksatrian School, dan Moh. Syafei mendirikan perguruan Indonesische Nederlandsche School Kayu Tanam (INS Kayu Tanam). 

 

SUMBER : http://www.crayonpedia.org


 

About these ads

39 Comments

Leave a Comment
  1. indira / Nov 1 2010 11:16 am

    pelajaran nie ssh gha yha???????
    mmbingungkn………………………………..

  2. ammi / Nov 23 2010 6:49 am

    ya dejarah sunggu membingun kan

  3. rayi akbar / Dec 1 2010 1:27 pm

    mantep banget bro il like it…. thanks ;)

  4. vietha / Feb 4 2011 4:41 am

    heeeemmm ssah.y plajran neew gk ceee

  5. A'an / Mar 20 2011 3:38 pm

    wow, sangat membantu , thanks yaa ^^

  6. IndryFaluphfi / Jun 8 2011 11:41 am

    Smga ulangan sejarah bsk lancr, amien… :)

    • Anonymous / Apr 2 2014 10:55 am

      pusing bro belajar sejarah

  7. mirna / Jul 30 2011 12:55 pm

    hm… Smga kita cinta pd sejarah.

  8. Ryuu Fujo Yaoi / Oct 17 2011 10:49 am

    Um…
    ._.
    hehehe.. ^_^a…
    terimakasih informasinya… :D

  9. Anonymous / Oct 26 2011 2:11 am

    Thanks materinya, membantu belajar saya

  10. Ayam Community Tegal / Jan 31 2012 10:51 pm

    Makasih… ini sangat lengkap

  11. Ediie / Feb 28 2012 7:35 am

    Thx nih sangan membantu skelai…
    Tugas dah selesai dehh , THX gan :D

  12. Min's twinnie~ (@fyeahKYUMING) / Mar 9 2012 11:38 pm

    terima kasihhhh^^
    ini bantu bangettt<3

  13. cibicibicibi / Mar 29 2012 2:04 pm

    muaaachhh :*

  14. Yunni d'timelessmiracle / Nov 13 2012 2:37 pm

    Bagus banget ringkasan ttg materi sejarah ini, membantu saya dlm belajar ketika ulangan
    singkat, padat dan jelas

    lanjutkan yaaa :)))
    ditunggu selanjutnyaaa :)))

  15. rani rahmawati / Nov 17 2012 4:39 am

    lier aing teh. walopun udah membaca dari awal ampe ahir tetep aja lier :D

  16. rheyna / Nov 28 2012 11:12 am

    Susah uga Yyyyaaa…
    membngungkan,,

  17. Uly Roos / Dec 4 2012 3:25 am

    ,,sngt membntu,,,.
    tnk’s y…. :)

  18. difa / Jan 21 2013 11:42 am

    bingungg,, tapi sangat membantu

  19. kiki / Feb 2 2013 2:23 pm

    Thank you infonya :)
    Really useful for me

  20. Anonymous / Feb 14 2013 4:06 pm

    hatur nwn.

  21. Anonymous / Mar 13 2013 5:01 pm

    thank you, yul. :)

  22. ayuanugrah / Mar 14 2013 3:12 pm

    thx bgt ya bantu bgt

  23. adebagas / Apr 7 2013 11:45 am

    thnks bro.

  24. Lowie Sipatuxen / Apr 9 2013 6:07 am

    Makasih ..

  25. Doniiei / Jun 11 2013 5:28 am

    keren

  26. AphroditeGirls / Sep 22 2013 10:42 am

    Makasih Banyak,, Ini Sangat Membantu
    Tetap Semangat Buat Authornya! :)

  27. rani seran / Sep 27 2013 12:40 pm

    sdh bguss tpi krng lngkp jdi tlong d tmbhkan :)

  28. andi / Oct 23 2013 3:52 pm

    walaupun membinggungkan tapi bisa buat nambah ilmu.-_-#

  29. syifa calvinns lovears / Nov 8 2013 11:06 am

    ini sangat lengkap dan saya bisa mengerti

  30. Anonymous / Nov 8 2013 2:06 pm

    pelajaran b.inggrisnya keren kali nok..hahaha

  31. Aini / Nov 25 2013 3:03 am

    Ini bantu bgt!!!! :D

  32. pUtriey V PV / Nov 28 2013 12:35 pm

    gk bantu sama sekali

  33. Lysnawaty_eksan / Dec 10 2013 12:15 pm

    hmf.. bantu aku banget dlam blajar, jadi q bsa mengetahui faktor internx..

  34. Anonymous / Dec 19 2013 12:43 pm

    Alhamdllh, trmksh infonya.

  35. nia rima / Feb 15 2014 1:02 pm

    makasih..sngat membantu bro

  36. xianara / Feb 26 2014 2:06 am

    thanks kak, helping banget nih buat materi ujian ips :)

  37. Anonymous / Mar 24 2014 2:43 am

    ciri-ciri perjuangan pada masa pergerakan nasional

  38. Anonymous / May 25 2014 11:52 am

    Sulit” gmpang siii….. Cukup membingungkan jga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: